BLANTERWISDOM101

Apa itu Starlink? Yuk Kenali Satelit Internet Milik Elon Musk

07 Maret 2022
0
Logo Starlink

Oy guys, pada beberapa waktu lalu mengenai konflik di Ukraina, kita mengenal istilah tentang satelit Starlink untuk Internet. 

Diluar dari konflik, kita coba mencari tahu apa sebenarnya satelit starlink ini. Bagaimana kerjanya? Bisakah digunakan di Indonesia?

Starlink

Dilansir dari Wikipedia, Starlink adalah sebuah proyek pengembangan konstelasi satelit yang dikembangkan oleh perusahaan Amerika Serikat bernama SpaceX milik Elon Musk.

Proyek ini bertujuan untuk menghadirkan sebuah sistem komunikasi internet berbasis satelit yang memiliki performa tinggi serta dengan harga yang terjangkau.

Karena media penghantaran data menggunakan sinyal yang dikirim ke satelit, Starlink memiliki kelebihan dapat memberikan akses internet walaupun tempat terpencil sekalipun.

Penggunaan sinyal satelit juga akan mengurangi penggunaan kabel fiber optik dan pengadaan tower pemancar atau BTS di suatu daerah.

Tidak heran Satelit Starlink dapat memberikan akses internet walau ditengah-tengah konflik.

Projek Starlink dan Ketinggian Orbitnya 

Peluncuran Satelit Starlink
Peluncuran Satelit Starlink | dari Orlando Sentinel

Ide projek Starlink sudah ada sejak 2014 dan diperkenalkan resmi Januari 2015 dengan diperkenalkannya fasilitas pengembangan satelit di Redmond, WA. Waktu itu Elon mengatakan masih banyak permintaan koneksi broadband terjangkau berlum terpenuhi di seluruh dunia.

Elon menambahkan Starlink memiliki target akan membawa sampai 50% bandwidth dari semua lalu lintas komunikasi backhaul, dan hingga 10% dari lalu lintas Internet lokal, di kota-kota dengan kepadatan penduduk yang tinggi

Pembiyaan sendiri mulai dari riset, pengembangan hingga peluncuran SpaceX pada 2018 mengestimasi menghabiskan dana sekitar 10 miliyar US dollar atau sekitar 144 Triliun rupiah untuk projek Starlink ini

Jika tidak memakai kabel dan pemancar, bagaimana data nati saling terhubung? Jawabnya adanya jaringan antar satelit starlink yang berada di langit.

Jaringan konstelasi Starlink direncanakan berada dalam 3 ketinggian orbit yang berbeda. Pada fase pertama, SpaceX akan meluncurkan 1584 satelit menuju orbit setinggi 550 km diatas permukaan Bumi. Orbit tersebut memiliki inklinasi sebesar 55° serta 40 bidang orbit yang berbeda dengan masing-masing bidang memiliki 66 satelit. Setelah itu, SpaceX akan mulai mengisi dua ketinggian orbit lainnya. Mereka akan mengisi 7518 satelit menuju orbit setinggi 340 km serta 2841 satelit untuk ketinggian 1200 km.

Kecepatan Internet

Kecepatan Starlink

Baik lantas bagaimana dengan kecepatan internetnya? Dilansir dari website resminya, Starlink memiliki kecepatan antara 100Mbps-200Mbps dengan waktu ping sangat rendah hanya 20ms di sebagian besar wilayah cakupan layanannya.

Starlink di Indonesia

Dikutip dari inet detik, pada akhir tahun 2021 lalu Starlink dan Telkomsel sedang melakukan penjajakan tengtang kerjasama.

Dari sisi pemerintah sendiri masih dalam mengkaji terhadap pengadaan layanan satelit internet orbit rendah (LOW) ini di Indonesia.

Walau demikian Starlink seperti membuka pre order dengan ditampilkannya alamat daerah di Indonesia dalam situs resminya. Meski demikian, melalui detik lagi, Kominfo belum menerima perngajuan resmi atas penyelenggaraan layanannya di Indonesia.

Hmm masih lama nih kayaknya. Kalau nanti sudah tersedia, pelanggan diwajibkan deposit sebesr $99 atau 1,4 juta untuk awal berlangganan nanti.


Referensi:

Wikipedia 1 | 2

Detik 1 | 2

Share This :
Feriansyah


Remember, the Light is brighter than the Dark

Reaksi dan Komentar