BLANTERWISDOM101

Yuk Kenali Perbedaan Versi OS Android dan Versi UI Android

13 Mei 2019
Oy gaes, Baru minggu kemarin Google di ajang Google I/O 2019 memperkenalkan Android Q dengan fitur unggulan yang dikembangkan. Yap, dengan adanya Andoid baru para brand Smartphone berlomba-lomba untuk segera meyematkannya di perangkat mereka.

Ilustrasi

Dari pembaharuan, perangkat lawas dapat mendapatkan pengalaman software baru. Wait, tapi tak jarang kita mendapatkan pembaruan hanya versi UI-nya dari pada versi Androidnya seperti di Redmi 1s lalu.

Bukannya sama saja / sudah sekaligus? Apa bedanya?

Pertama kita bagi dua kubu. Sesuai judul Android Lollipop, Oreo dan kawan - kawan termasuk versi Sistem Operasi atau OS Android. Dan MIUI 8, EMUI dan kawan - kawan namannya versi UI atau user interface Android gaes.

OS? UI?

OS adalah inti perangkat lunak dimana mengatur segala sesuatu yang ada dalam perangkat agar dapat berfungsi semestinya. Nah tak hanya Android contoh lain OS ada Windows, Mac, IOS dan sebagainya. Nah di OS ini kita jadi bisa buka aplikasi, menggunakan kamera, dan sebagainya. OS ini termasuk sebagai intinya di suatu perangkat.
Sedangkan UI adalah tampilan yang dibuat agar pengguna dapat "berkomunikasi" dengat perangkat. Yap jadinya kita bisa tahu ini ikon untuk apa, atau jika ingin begini kita pilih ini dan sebagainya. Dan UI ini juga termasuk dalam OS.


Android OS

Sama seperti OS pada umumnya, pembaharuan versi Android biasa memberikan fitur baru dan peningkatan pengalaman (user experience). Tak hanya itu, lebih tinggi versi Android kita, maka perangkat kita lebih aman dari serangan virus atau keamanan. Kemudian semakin up-to-date Android kita, maka kita bisa support lebih banyak aplikasi.


Android OS sebenarnya sudah sudah memiliki UI yang dikembangkan oleh Google. Nah karena sifat dari Android sendiri Open Source. Pihak pabrikan ponsel bisa mengubah dan mengembangkan sendiri UI tersebut.

UI Android / Custom UI

MIUI, EMUI, ColorOS dan lain sebagainya. Mereka semua adalah tampilan Android kostum khusus yang dibuat penyediannya. Yang sudah dijelaskan di atas, pada dasarnya Android sudah punya UI-nya sendiri lantas kenapa di costum?

Alasan pertama ya tadi, sifat Android yang Open Source. Kedua, pabrikan ingin menawarkan sesuatu yang unik untuk pelanggan. Dan benar saja, pada umumnya Custom UI ini tidak hanya tampilan yang diubah, namun ada penambahan fitur unik dimana belum ada di Android itu sendiri. Contoh saja screenshot atas ke bawah (maaf gak tau namanya gan XD) atau ruang kedua.


Namun tetap ada efek samping. Katanya HP pemakai Custom UI ini performanya kurang banter dibanding tanpa pakai (Android murni). Ya kemungkinan memang adanya fitur tambahan, jadi performanya kurang. Namun semua tetap tergantung pengembang software pabrikan.

Update atau Pembaharuan

Nah dalam mengadakan pembaruan, biasanya ditemukan UI-nya saja yang diperbarui, dan ada pula versi UI sekaligus versi Androidnya. Yap semuanya tetap kembali ke kebijakan pabrikan masing-masing.


Kesimpulan

Ok gaes sekian pembahasan kali ini tentang Perbedaan Versi OS Android dan Versi UI Android. Bila ada salah mohon maaf, share bila bermanfaat. Dan oh selamat berpuasa untuk saudaraku yang berpuasa.


Matur Nuwun!
Share This :
Feriansyah


"Remember, the Light is brighter than the Dark"

0 komentar