BLANTERWISDOM101

Dual Kamera Pertama pada Smartphone & Perkembangan Kamera Hingga Kini [Updated 2019]

25 Juni 2019
Kamera ganda atau dual kamera di Smartphone kian marak. Setelah sebelumnya ada kini jadi banyak. iPhone 7 plus,  Huawei P10, Nokia 8, Mi 5X dan lainnya.

Nokia 9 PureView | Pic by GSMArena
Namun sebenarnya siapa yang dulu pertama menggunakannya?  Dan bagaimana perkembangannya sekarang?

Kamera ganda menggunakan dua jenis sensor yang fungsinya berbeda. Umumnya satu kamera utama (sensor berwarna) dan satu kamera pendukung. Fungsi kamera pendukung mulai berubah seiring perkembangan zaman. Yuk simak perkembangan kamera ganda dari masa ke masa:

Smartphone Kamera Ganda Pertama: 2011

Adalah LG Optimus 3D dan HTC Evo 3D yang di luncurkan tahun 2011 gan...
Dimana pada jaman tersebut 3D sangat digandrungi. Keduanya menggunakan konsep dual kamera yang relatif sama.


2014: Sense of Depth


Tiga tahun kemudian tepatnya tahun 2014, HTC kembali mengotak-atik kembali sistem dual kamera. HTC M8 menghasilkan gambar yang lebih detai dan dalam. Kamera gandanya difungsikan untuk membantu menemukan fokus objek yang sempuna dan dapat menghasilkan foto berefek bokeh.


2015: Wide Angle

Setahun kemudian, LG mulai mencoba hal baru di LG G5. Dimana kamera keduanya sebagai kamera yang berpandangan luas (wide angle). Menjadikan foto yang dipotret mencakup sangat luas.


2016: Monochrome

Tahun 2016 kembali ada yang mengotk-atik sistem kamera ganda. Huawei dengan smartphonenya P9. Konsepnya kali ini berbeda yakni menggunakan sensor monochrome atau hitam putih. Bekerjasama dengan Leica, P9 menghasilkan foto yang lebih akurat dan lebih baik. P9 juga meningkatkan kinerja dalam mengambil foto bokeh.


2016: Zoom

Di susul iPhone dengan iPhone 7 Plus. Apple juga membuat racikan yang berbeda pada dual kamera iPhone 7 Plus ini. Fitur utamanya mampu melakukan zoom tanpa merusak kualitas foto. Konsepnya seperti LG namun di balik. Jika kamera kedua LG pandangannya lebih luas, di iPhone pandangannya dipersempit. Seperti sudah pada posisi zoom. Alhasil, jika di zoom sampai batas kamera kedua, gambar masih tetap jernih.


2018: Era Kamera Multi Fungsi

Jika ditahun sebelumnya dual kamera digunakan untuk memperbagus foto dan video yang dihasilkan... Mulai tahun ini, kebanyakan sistem multi kamera bekerja sendiri-sendiri sesuai peran dan karakternya.

Ditahun ini pula, triple kamera, quad kamera pertama sudah diperkenalkan!

Triple Kamera

Huawei lagi-lagi mencoba kembali, bukan main kali ini dengan memperkenalkan triple kamera pertama. Dengan produknya P20 pro dan Mate 20 & 20 pro cukup menggegerkan yang lain.


Untuk P20 pro, konfigurasi yang pakai adalah primary RGB, Monochrome dan Zoom atau Telephoto. Dan dengan tambahan bantuan sistem AI, alhasil jepretan kamera dari P20 pro mengagumkan.

Kemudian sedikit perubahan di smartphone berikutnya, Huawei mengganti Monochrome dengan setup kamera Wide-Angle di Mate 20 dan 20 pro. Perubahan mungkin didasari untuk memberikan fungsi lebih baik untuk pengguna dalam pemilihan mode lensa sesuai kebutuhan, mengingat Monochrome hanya hitam - putih.

Nah mulai dari sini, setup multi kamera ini lebih populer digunakan karena memang fungsi perkameranya dapat dipilih oleh user.

Quad Kamera

Kali ini Samsung mengejar dengan Quad atau Empat kameranya. Mungkin agan masih ingat? Lewat Galaxy A9 (2018) Samsung memiliki empat kamera belakang pertamanya (dan mungkin didunia).


Konfigurasi Galaxy A9 ini sebenarnya mirip seperti di Mate. Dengan kamera utama, telephoto, wide, dan depth sense untuk keperluan bokeh.

2019: Penta Kamera

Sang legendaris mulai memperkenalkan multi kameranya. Tidak 2, 3, 4 namun 5 kamera. Yapp Nokia lewat smartphonenya Pureview. Kinerja kamera ini ternyata bekerja bersamaan untuk menghasilkan.


Nokia 9 Pureview menggunakan konfigurasi dua kamera RGB dan tiga Monochrome. dan satu sensor ToF atau Time of Flight. Yapp jadi kelima kamera ini bekerja secara bersama-sama.

Akhir kata

Nah sekarang sedikit lebih tahukan tentang Multi-Kamera di Smartphone. Ringkasnya kamera kedua difungsikan untuk membantu kamera utama dalam memotret dengan efek dan situasi yang diinginkan.

Update: Kini penggunakaan multi kamera tidak terbatas dalam pembantu kamera utama, namun kini dapat menjadi pilihan untuk pengguna dalam membantu pemilihan mode kamera yang diinginkan (jangkauan luas, ataupun zoom).

Demikian pembahasan mengenai perkembangan multi kamera di Smartphone kali ini

Semoga bermanfaat


Referensi
Share This :
Feriansyah


"Remember, the Light is brighter than the Dark"

0 komentar